Showing posts with label About Linux. Show all posts
Showing posts with label About Linux. Show all posts

Sunday, July 14, 2013

Installasi dan Konfigurasi SSH (Secure Shell)



Installasi dan Konfigurasi SSH (Secure Shell)

SSH ( Secure Shell )
Remote access adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk mengakses suatu system melalui media jaringan, sehingga kita dapat mengkonfigurasi suatu system, dimanapun kita berada asalkan terkoneksi dengan jaringan, salah satu remote access yang banyak digunakan adalah Secure shell atau SSH, Secure Shell atau SSH adalah sebuah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan. SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote yang sudah tidak aman lagi, yang menginformasika, terutama kata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk dicegat. Enkripsi yang di gunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman seperti internet. 

Installasi dan Konfigurasi
Sistem linux standart, biasanya sudah dilengkapi dennga aplikasi SSH client, sedangkan untuk pengimplementasian server, perlu dilakukan installasi terlebih dahulu. Aplikasi yang sering digunakan adalah OpenSSH, untuk langkah penginstallannya adalah:

root@server:~# apt-get install openssh-server

untuk membuat server SSH yang aman, maka administrator perlu melakukan beberapa perubahan pada file server global yang terdapat pada lokasi /etc/ssh/sshd_config

Edit file sshd_config berikut:

root@server;~# nano /etc/ssh/sshd_config

#...
#What ports, IPs and protocols we listen for
#Port 22
Port  22222

Nomor port yang digunakan sudah berubah dari nilai standart yaitu 22, menjadi 22222, sehingga apabila tardapat upaya login ke system oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab, maka akan kesulitan dalam mengidentifikasikan port yang digunakan. Setelah selesai mengconfigurasinya, restart SSH dengan cara :

root@server:~# /etc/init.d/ssh restart

Memodifikasi Tampilan SSH
Jika pengguna bosan dengan tampilan SSH yang begitu-begitu saja, pengguna dapat merubahnya di file sshd_config.

root@server:~# nano /etc/ssh/sshd_config   
                                                                                    
Banner /etc/issue.net                                                                                                 #hilangkan tanda Crash “#”
 
Setelah merubahnya, lalu edit file issue.net, lalu ubah ( terserah pengguna ) bisa berupa peringantan dll, ingat setelah selesai mengkonfigurasinya jangan lupa restart service SSH tersebut.

root@server:~# nano /etc/init.d/ssh restart

Pengujian Via Localhost
Untuk melihat hasil perubahan, lakukan login menggunakan protocol SSH ke mesin yang telah di tentukan, dengan perintah sebagai berikut:

root@server:~# ssh paris@danker.com–p 22222

perlu di perhatikan, untuk danker.com bisa pengguna rubah dengan localhost misal menjadi paris@localhost, kenapa saya menggunakan paris@danker.com, itu dikarenakan saya sudah membuat DNS ( Domain Name Server ) yang nanti saya akan jelaskan pada BAB selanjutnya.

Pengujian Via Windows
Jika sebelumnya kita melakukan pengujian melalui localhost, sekarang kita akan melakukan pengujian via Windows dengan menggunakan software Putty. Putty adalah sebuah software yang sangat berjalan baik di atas platform system operasi windows dan dapat didownload gratis di internet, setelah pengguna mendapatkan software Putty, kemudian jalankan pada windows seperti berikut:

Installasi dan Konfigurasi SSH (Secure Shell)

Setelah masuk kedalam system debian maka kita sudah bisa menjalankan semua pekerjaan-pekerjaan server dari computer tersebut.

Installasi dan Konfigurasi SSH (Secure Shell)

Untuk melihat video tutorial installasi SSH (Secure Shell), silahkan klik disini --> Video Tutorial Installasi SSH (Secure Shell)

untuk melihat topologi yang digunakan pada tutorial ini silahkan klik disini --> topologi

Konsol Editor Linux




Konsol Editor 
Dalam setiap Sistem Operasi selalu menyediakan editor text yang berfungsi atau berguna untuk memodifikasi atau merubah sebuah catatan atau sebuah konfigurasi pada file-file. Di dalam sistem operasi Linux banyak sekali terdapat editor text seperti nano, pico, vi (visual), joe, mc (midnight commander) , namun dari begitu banyaknya editor text yang paling sering digunakan adalah vi (visual), pico dan nano. Ketiga editor ini sangat sederhana sehingga fasilitasnya hanya terbatas pada penulisan dan modifikasi text.
 
Editor Vi
Vi merupakan editor yang paling terkenal di dunia Linux. Vi mempunyai keunggulan dalam penggunaan wana, vi ini mempunyai kepanjangan dari “Visual Editor”. Vi mendukung penggunaan warna untuk menandakan kode program dan juga penanda text seperti penggunaan huruf normal, tebal maupun cetak miring. Menggunakan editor Vi untuk pertama kalinya, mungkin akan mengalami kesulitan, hal ini disebabkan oleh perintah-perintah pada editor Vi yang harus dihafalkan. Dalam editor Vi memiliki yaitu mode, yaitu command mode ( mode perintah ), insert ( mode penyisipan )  dan interrupt line mode. Perintah yang sering digunakan adalah perintah i dan a. Bila pengguna menekan tombol esc (Escape) pengguna akan kembali ke modus perintah. Untuk mengedit text dengan menggunakan editor Vi adalah sebagai berikut:

root@server:/home# vi <nama_file>

Di bawah ini adalah gambar pada saat pengguna mengedit file dengan menggunakan text editor bernama VI:

Konsol Editor Linux

Berikut ini adalah perintah-perintah yang dapat digunakan pada editor Vi:
1.      Manipulasi File
a.       :wq berguna untuk simpan dan keluar.
b.      :q berguna untuk keluar dari editor Vi.
c.       :q! berguna untuk keluar dari aplikasi vi tanpa mengubah file.
d.      :w berguna untuk melakukan penyimpanan file.
2.      Penghapusan
a.       X berguna untuk menghapus karakter yang ada pada kursor.
b.      X berguna untuk menghapus karakter sebelum kursor.
c.       D berguna untuk menghapus satu baris.
d.      D berguna untuk mulai barus awal ke posisi kursor.
e.       d^ barus dimulai dengan barus pada posisi kursor.
f.       <n>ddmenghapus <n> dimulai dari posisi kursor.
3.      Copy dan Paste
a.       Y copu baris saat ini ke buffer.
b.      <n>yy copy<n> copy baris saat ini ke buffer.
c.       P  paste isi buffer ke posisi setelah kursor.
d.      P paste isi buffer ke posisi sebelum kursor.
4.      Perintah Cari dan Ganti
a.       /<text> Mencari <text> setelah kurosr.
b.      ?<text> Mencari <text> sebelum kursor.
c.       / Mengulangi pencarian terakhir setelah kursor.
d.      ? Mengulangi pencarian terakhir sebelum kursor.
5.      Perintah Lainnya.
a.       U Undo perubahan terakhir.
b.      CTRL-g menampilkan nama file dan baris kursor.
c.       Insert Memulai mengedit (mengetik)
d.      Delete  Menghapus karakter di posisi kursor

Editor Pico
Pico merupakan teks editor jenis lain yang berdasarkan program compose email Pine. Navigasi untuk perintahnya diletakkan di bawah layar, Pico ini bisa disebut sebagai editor text yang paling sederhana jika dibandingakan dengan text editor Vi. Untuk dapat menggunakan editor gunakan perintah pico <nama_file>:

root@server:/home# pico <nama_file>

di bawah ini adalah gambar disaat pengguna menggunakan editor pico:

Konsol Editor Linux

Penggunaan shortcut pada menu yang ada di PICO digunakan kombinasi tombol CTRL ( disingkat dengan tanda ^ ) di ikuti dengan hurufnya, misal CTRL+X(exit). Berikut ini adalah perintah-perintah yang dapat digunakan pada editro PICO:

1.      Untuk Pergerakat Kursor
a.       ^F pindah ke karakter selanjutnya.
b.      ^B pindah ke karakter sebelumnya.
c.       ^P pindah ke baris sebelumnya.
d.      ^N pindah ke barus sesudahnya,
e.       ^A pindah ke awal baris.
f.       ^E pindah ke akhir baris.
g.       ^V(F8) menggulung layar ke bawah.
h.      ^Y(F7) menggulung layar ke atas.
2.      Untuk pengeditan
a.       ^^ menandai awal seleksi/blok.
b.      ^K(F9) menutup selaksi sekaligus menghapus tex yang sebelumnya atau menghapus sebaris.
c.       ^U(F10) menampilkan penghapusan atau menghapus penambahan text.
d.      ^J rata tengah paragraf.
e.       ^I(tab) menyisipkan tab.
f.       ^T spelling checker.
g.       ^W(F6) pencarian text.
h.      ^C mencetak posisi kursor.
i.        ^Lrefresh layar.
j.        ^G(F1)fasilitas help PICO.
3.      Untuk Pengaksesan File
a.       ^X untuk keluar dan menyimpan file sekaligus.
b.      ^O(F3) simpan file.
c.       ^R(F5) membaca file dari posisi kursor tertentu.

Editor Nano
Nano adalah sebuah text editor yang mupakan tiruan dari Pico, editor dari Pine klien email. Nano bertujuan untuk meniru fungsionalitas dan mudah digunakan antarmuka dari Pico. Namun dalam pembuantan buku ini saya sering menggunakan editor nano ini, karena penggunaannya yang sangat sederhana.

Editor MC ( Midnight Commander )
MC atau midnight Commander adalah sebuah aplikasi yang sangat berguna. Kemampuan MC sebagai editor adalah salah satu dari kemampuan-kemampuan lainnya. Untuk dapat menjalankan aplikasi MC, pengguna terlebih dahulu perlu menginstall paket MC dengan cara:

root@server:~# apt-get install mc

setelah pengguna berhasil menginstall paket mc, maka untuk menjalankannya bisa menggunakan perintah sebagai berikut mc -e <nama_file>

root@server:~# mc –e <nama_file>

dibawah ini adalah gambar penggunaan editor MC:

Konsol Editor Linux

Tombol Fungsi:
1.      F1  keterangan bantu.
2.      F2 simpan file.
3.      F3 untuk memblok
4.      F4 untuk mengganti kata.
5.      F5 Untuk menyalin suatu blok.
6.      F6 Memindahkan suatu blok.
7.      F7 mencari kata yang ingin diedit.
8.      F8 menghapus suatu blok.
9.      F9 memunculkan menu navigasi.
10.  F10 keluar dari aplikasi MC.

Editor Joe
Joe atau Joe’s adalah terminal berbasis editor text untuk sistem Unix, tersedia di bawah GPL. Perangkat ini dirancang untuk mudah digunakan Joe terpadu termasuk sistem peringatan dan bagaimana untuk mendapatkan bantuan pada suatu layar. Tombol urutan di Joe sama dengan WordStar, jadi para pengguna WordStar mungkin sudah terbiasa dengan editor ini. Untuk dapat menjalankan editor ini, pengguna harus menginstallasinya terlebih dahulu dengan cara:

root@server:~# apt-get install joe

di bawah ini adalah gambar dari editor Joe:

Konsol Editor Linux

  Tombol Fungsi:
1.      ^KM berguna untuk memindahkan daerah yang telah diblok.
2.      ^Y berguna untuk menghapus satu baris.
3.      ^X berguna untuk memindahkan kursor ke kata berikutnya.
4.      ^Z berguna untuk memindahkan kursor ke kata sebelumnya.
5.      ^KU berguna untuk memindahkan kursor ke tampat paling awal.
6.      ^KV berguna untuk memindahkan kursor ke tempat paling akhir.
7.      ^A berguna untuk memindahkan kurosr ke awal baris.
8.      ^Eberguna untuk memindahkan kursor ke akhir baris.
9.      ^U berguna untuk menggulung layar ke layar sebelumnya.
10.  ^V berguna untuk menggulung ke layar berikutnya.

Sebenarnya masih banyak sekali editor-editor yang terdapat pada sistem operasi linux. Dan masing-masing editor di atas mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing, seperti pada editor pico yang sangat baik berjalan pada terminal apapun, termasuk pada terminal bila kita sednag telnet, Vi mempunyai feature-feature yang sangat menarik sehingga dalam melakukan perubahan file dapat dilakukan dengan waktu yang cepat, sedangkat editor Joe dan MC mempunyai tampilan yang menarik dan sederhana.